“Agak Laen: Menyala Pantiku!” Angkat Komedi Bernuansa Investigasi di Panti Jompo
JAKARTA, MYLIFESTYLE – Rumah produksi Imajinari kembali menghadirkan film terbaru bertajuk Agak Laen: Menyala Pantiku!, yang menempatkan latar panti jompo sebagai pusat cerita. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperluas pendekatan komedi Indonesia melalui eksperimen baru yang jarang ditemukan di layar lebar.
Film tersebut tetap menampilkan empat komika yang sudah dikenal publik yaitu, Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga. Setelah berulang kali gagal menjalankan misi, mereka diberi satu kesempatan terakhir yaitu menyamar dan menyusup ke sebuah panti jompo, untuk mencari buronan kasus pembunuh anak wali kota. Pemilihan latar ini disebut produser sebagai strategi untuk menghadirkan suasana komedi yang lebih matang tanpa meninggalkan kedalaman cerita.
Sutradara Muhadkly Acho menjelaskan bahwa panti jompo menjadi ruang menarik bagi komedi investigasi yang ingin ia bangun. Menurut dia, dinamika antar penghuni lansia menghadirkan potensi humor yang kuat, namun tetap menuntut sensitivitas agar tidak menyinggung kelompok mana pun.
“Kami ingin menghadirkan komedi yang tetap menghormati lansia, tetapi memberi ruang bagi interaksi yang hangat dan situasi yang tak terduga,” kata Acho saat Presscon di Epicentrum.
Rumah produksi Imajinari menyebut bahwa film ini menjadi salah satu produksi dengan tantangan besar, terutama dalam menjaga keseimbangan antara hiburan dan penggambaran realitas sosial. Ernest Prakasa menilai eksperimen ini penting untuk menunjukan bahwa komedi Indonesia dapat berkembang tanpa terpaku pada formula lama.
Selain empat pemeran utama, film ini juga menghadirkan sejumlah aktor senior, seperti Jajang C. Noer, Tika Panggabean, dan Chew Kin Wah, serta beberapa komika muda. Kehadiran para aktor lintas generasi tersebut diharapkan memperkuat dinamika cerita.
Agak Laen: Menyala Pantiku! dijadwalkan tayang serentak di jaringan bioskop Indonesia pada 27 November 2025. Imajinari berharap film ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membawa penonton untuk menengok kembali isu-isu terkait kehidupan lansia dan pentingnya relasi keluarga. nsp
Comments are closed.