Pengalaman Achmad Megantara Buat Film Air Mata Mualaf Makin Relate dengan Realita

JAKARTA, MYLIFESTYLE – Film Air Mata Mualaf tidak hanya menyajikan drama emosional dilayar, tetapi juga menggambarkan realitas yang dekat dengan kehidupan banyak orang.

Hal ini terlihat jelas dalam press conference yang digelar hari ini di XXI Epicentrum, Jakarta. Ketika salah satu aktornya, Achmad Megantara, mengungkapkan bahwa perjalanan spritual ibunya memiliki kemiripan dengan cerita dalam film tersebut. (19/11/2025)

Achmad Megantara, yang memerankan tokoh Ustad Reza, menyampaikan bahwa ia menemukan resonansi mendalam antara peran Anggie di film dan kisah nyata keluarganya. Ia mengungkap bahwa ibunya adalah seorang mualaf, sebuah fakta yang membuat film tersebut semakin terasa sangat personal.

“Dari film ini banyak yang gue pelajari. Ibu saya itu seorang mualaf. Dari awal masuk Islam, beliau nggak bisa baca Al-Qur’an, belum tahu cara salat. Sampai akhirnya sekarang alhamdulillah salatnya nggak pernah bolong dan mulai memakai hijab,” kata Megantara dalam press conference hari ini.

Ia menuturkan bagaimana sang ibu melalui proses panjang untuk berani tampil sebagai seorang muslimah di hadapan keluarganya sendiri yang masih dalam tahap menerima. Salah satu momen yang ia ceritakan adalah ketika ibunya melepas hijab setiap kali berkunjung ke rumah kakek dan neneknya.

“Waktu ke rumah kakek sama nenek, mama lepas dulu hijabnya. Sampai akhirnya ada satu titik ketika mama berani datang ke rumah mereka dengan tetap memakai hijab,” ujar Megantara.

Megantara bahkan mengaku tertekan secara emosional saat memerankan karakter Ustad Reza, karena kisah dalam film terasa sangat pribadi. “Ada pengalaman personal yang luar biasa. Cara keluarga Anggie melihat Anggie di film itu sama persis kayak cara keluarga mama melihat mama dulu,” tuturnya.

Aktor muda itu menegaskan bahwa inti perjalanan sang ibu mulai dari pertentangan, perjuangan, hingga penerimaan keluarga, adalah cerminan nyata dari tema besar film Air Mata Mualaf. “Dari pertentangan menjadi penerimaan. Itu yang luar biasa,” ucapnya.

Kisah nyata Achmad Megantara ini membuat film Air Mata Mualaf terasa semakin dekat dengan penontonnya. Film ini bukan sekadar kisah fiksi, tetapi juga representasi dari perjalanan spiritual banyak mualaf yang harus melalui pergulatan identitas, keluarga, dan keberanian untuk tetap teguh pada keyakinan yang mereka pilih. nsp

Comments are closed.