James F. Sundah Foundation Jadi Pilar Riset Hak Kekayaan Intelektual

Jakarta – Ketika James F. Sundah berpulang, Indonesia kehilangan salah satu pencipta lagu paling berpengaruh. Namun, sang istri Priscillia Sundah Suntoso memastikan bahwa semangat James tidak ikut pergi.

Melalui The James F. Sundah Foundation, ia mendirikan program beasiswa riset bekerja sama dengan ISI Yogyakarta. Program ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk meneliti hak cipta dan kekayaan intelektual, isu yang sangat dekat dengan perjuangan James.

Priscillia mengingat pesan suaminya: “No song, no music industry”. Kalimat sederhana yang kini menjadi fondasi yayasan.

“Melalui James F. Sundah Fellowship Program bersama ISI Yogyakarta, kami berharap dapat mendorong lahirnya penelitian yang memperkuat pemahaman mengenai hak cipta dan kekayaan intelektual serta memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang,” tuturnya.

Di sisi lain, dukungan dari tokoh lintas bidang menunjukkan bahwa perjuangan James mendapat resonansi luas. Dahlan Iskan, Aminoto Kosin, dan Wendi Putranto bergabung sebagai bagian dari komite seleksi.

Bagi para penggemar, karya James adalah kenangan. Bagi generasi muda, beasiswa ini adalah masa depan. Warisan James F. Sundah kini hidup dalam bentuk nyata: kesempatan belajar, meneliti, dan memperjuangkan hak-hak pencipta. []

Comments are closed.