PRSU 2026 Jadi Festival Modern, Ribuan Penonton Histeris Saat King Nassar Tampil
Jakarta – Malam itu, ribuan orang berkumpul di Panggung Utama PRSU 2026. Lampu sorot menari di udara, sorak-sorai penonton menggema, dan ketika King Nassar naik ke panggung, suasana berubah menjadi pesta rakyat.
Lagu-lagu andalannya dinyanyikan bersama ribuan pengunjung, menciptakan momen yang tak terlupakan.
Konser King Nassar bukan sekadar hiburan. Ia menjadi simbol transformasi PRSU ke-50, yang kini tampil sebagai ruang publik modern. PRSU tidak lagi hanya dipandang sebagai pasar malam, melainkan festival besar yang mempertemukan hiburan, budaya, ekonomi kreatif, dan promosi potensi daerah.
Kehadiran musisi nasional seperti Raim Laode, MALIQ & D’Essentials, dan Ghea Indrawari memperkuat atmosfer festival. Namun, yang membuat PRSU berbeda adalah keberanian memberi panggung bagi putra-putri terbaik Sumatera Utara.
Sekitar 75 persen penampil berasal dari daerah, menunjukkan bahwa PRSU adalah wadah pembinaan ekosistem kreatif lokal.
Tokoh masyarakat Rahmat Shah menegaskan pentingnya PRSU.
“Berbagai produk yang ada di Sumatera Utara, bahkan yang sebelumnya belum kita ketahui, semuanya ada di PRSU,” ucap Rahmat Shah.
“Mulai dari kabupaten dan kota, pertunjukan seni, bintang-bintang ibu kota, hingga kuliner daerah. Saya mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk datang. Ini kebanggaan kita bersama,” katanya.
Dengan satu tiket, pengunjung bisa menikmati konser, pameran, kuliner, hingga aktivitas keluarga. PRSU 2026 membuktikan bahwa sebuah pekan raya bisa menjadi festival modern yang menyatukan identitas daerah.
Malam bersama King Nassar hanyalah satu fragmen dari perayaan besar yang menegaskan kebanggaan Sumatera Utara. []
Comments are closed.