Soulmate Gelar Workshop Wewangian untuk Merayakan 40 Tahun Kahitna
Jakarta – Soulmate, sebutan untuk penggemar setia KAHITNA, punya cara unik merayakan 40 tahun perjalanan band idolanya. Mereka menggelar fans gathering bertajuk SOULMEET: Cerita Aroma di sebuah kafe kawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan. Acara ini berlangsung lebih dari dua jam, penuh tawa, cerita, dan kehangatan.
Gathering ini didukung penuh oleh Musica Studios dan menjadi pemanasan menuju Konser 40 Tahun KAHITNA yang akan digelar pada 5 September 2026 di NICE, PIK.
Empat personel KAHITNA, yakni Hedi Yunus, Mario Ginanjar, Andrie Bayuaji, dan Dody Isnaini, hadir menyapa para Soulmate. Mario Ginanjar bilang, “Kami, semua personel sebetulnya lagi punya kesibukan sendiri, tapi tadi mendengar yang datang ramai sekali, kita sepakat untuk yang sempat dan bisa datang, kita datang. Apalagi ini kan sudah mendekati penyelenggaraan konser 40 tahun.”
Hedi Yunus menambahkan, “Ketemuan seperti ini sih sering ya, tapi ya random aja, by event juga. Kalau biasanya kita di Kahitnanya, paling tidak dalam setahun itu kita ada lah, buat meet and greet atau kumpul-kumpul, bersilaturahmi sama Soulmate. Soulmate itu militan banget ya. Dari dulu yang datang sama ibunya, sekarang sudah sama anaknya. Turun temurun mungkin sudah sampai tiga generasi.”
Tema Cerita Aroma jadi highlight acara. Soulmate diajak ikut workshop pembuatan produk wewangian, meracik aroma yang merepresentasikan memori maupun perasaan terhadap lagu-lagu KAHITNA. Aktivitas ini bikin suasana makin personal, karena setiap aroma jadi simbol kenangan masing-masing.
Sesi karaoke bikin suasana makin pecah. Semua Soulmate kompak nyanyi bareng lagu-lagu KAHITNA, dari “Cantik” sampai “Tak Sebebas Merpati”. Rasanya kayak nostalgia sekaligus selebrasi, mengingatkan betapa dalamnya jejak KAHITNA di hati penggemar.
Puncak kejutan datang di akhir acara. Personel KAHITNA hadir lagi, memberi kejutan untuk 40 fans setia mereka. Jeritan bahagia menggema, semua bersalaman dan berfoto bareng idola. Hari Minggu itu jadi momen yang nggak akan tergantikan, bukti nyata bahwa musik KAHITNA bukan cuma lagu, tapi juga kebersamaan dan cinta lintas generasi.
Comments are closed.