Home / Entertainment / Music / U2 Belum Akan Bubar, Bono Tegaskan Band Siap Jalani Tur Dunia 2027

U2 Belum Akan Bubar, Bono Tegaskan Band Siap Jalani Tur Dunia 2027

MYLIFESTYLE – Grup rock legendaris asal Irlandia, U2, menegaskan belum memiliki rencana untuk mengakhiri perjalanan musik mereka. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Bono dan Adam Clayton di tengah persiapan peluncuran album terbaru mereka, Carnaval de Luz, yang dirilis pada 6 November 2026.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah spekulasi bahwa album baru ini akan menjadi awal perpisahan U2 setelah puluhan tahun berkarya di industri musik.

Isu mengenai kemungkinan bubarnya U2 muncul dalam wawancara di acara The Chris Evans Breakfast Show di Virgin Radio UK. Saat itu, pembawa acara Chris Evans menyinggung anggapan bahwa album terbaru mereka bisa menjadi awal dari pernyataan perpisahan band tersebut.

Namun, Bono langsung membantah dugaan itu. “Maaf? Tidak,” jawab vokalis U2 tersebut dengan tegas.

Bassist Adam Clayton juga menilai anggapan tersebut terlalu dini. Ia mengingatkan bahwa U2 justru sedang bersiap menjalani rangkaian tur konser dunia.

“Saya rasa itu terlalu dini untuk disimpulkan. Maksud saya, kami akan menjalani tur dan sebagainya,” kata Adam.

U2 bahkan telah menyiapkan The Greatest Show on Earth World Tour yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Bono mengatakan, meskipun tidak memiliki rencana untuk berhenti bermusik, dirinya ingin setiap konser U2 selalu diperlakukan sebagai sebuah pertunjukan yang istimewa.

“Saya pikir kami harus memainkan setiap pertunjukan seolah-olah itu adalah pertunjukan terakhir kami. Bagaimana kalau itu menjadi jawaban saya?” ujar Bono.

Di balik semangat untuk terus berkarya, proses pembuatan album Carnaval de Luz ternyata tidak selalu berjalan mulus. Para personel U2 mengakui bahwa proses rekaman album memang menjadi tantangan tersendiri sejak awal perjalanan band.

Bahkan, mereka menggambarkan proses pembuatan album seperti pertarungan yang tidak mudah dimenangkan.

Dalam wawancara dengan BBC, gitaris The Edge mengungkapkan bahwa sesi awal pengerjaan album terbaru mereka sempat berlangsung sangat inspiratif, tetapi pada kesempatan lain justru terasa mengecewakan.

“Sesi-sesi awal untuk album ini terkadang sangat menginspirasi, tetapi kemudian ada saat-saat ketika hasilnya benar-benar tidak bagus,” kata The Edge.

Vokalis Bono menggambarkan karakter U2 sebagai band yang tidak mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan selama proses kreatif.

“Band ini benar-benar tidak kenal menyerah. Ini seperti pertarungan yang harus terus diperjuangkan,” ujar Bono.

Drummer Larry Mullen Jr. juga mengakui bahwa proses membuat musik bersama U2 kerap menjadi pengalaman yang membuat frustrasi.

“Ini adalah hal yang paling membuat frustrasi. Saya selalu diingatkan betapa tidak mampunya saya melakukan hal-hal yang bagi orang lain terasa mudah,” tuturnya.

Meski demikian, Larry menilai kesulitan tersebut justru menjadi bagian penting dari perjalanan U2. Menurutnya, keberhasilan menemukan hasil yang sesuai dengan keinginan setelah melalui proses panjang menjadi alasan mereka terus bertahan.

“Proses ini selalu menjadi tantangan bagi kami. Justru itulah yang membuat momen ketika semuanya berhasil terasa begitu istimewa. Itulah alasan kami terus mengejarnya dan tetap bertahan dalam sebuah band,” kata Larry.

Salah satu gambaran sulitnya proses rekaman Carnaval de Luz terlihat dalam pengerjaan lagu “The Mirror Maker (Rosalía)”. Produser Jacknife Lee mengungkapkan bahwa lagu yang menjadi penghormatan kepada penyanyi asal Spanyol, Rosalía, tersebut membutuhkan hampir 200 kali pengambilan rekaman atau take.

Selain proses kreatif yang panjang, album terbaru U2 juga memiliki keistimewaan tersendiri karena memuat lagu “Torn”, yang disebut sebagai lagu terakhir mendiang penyanyi legendaris Dolly Parton.

Bono mengungkapkan kekagumannya terhadap Dolly Parton dan bagaimana sosok penyanyi tersebut mampu diterima oleh berbagai kalangan dengan latar belakang berbeda.

“Dia adalah satu-satunya orang di seluruh alam semesta yang bisa disepakati oleh kita semua. Gay, heteroseksual, merah, biru, sayap kanan, sayap kiri, bahkan sayap yang tidak jelas. Semua orang mencintai Dolly Parton,” kata Bono.

Dengan dirilisnya Carnaval de Luz dan rencana tur dunia pada 2027, U2 menunjukkan bahwa mereka masih ingin melanjutkan perjalanan musiknya. Bagi band yang telah melewati puluhan tahun perjalanan karier tersebut, tantangan dalam membuat album justru menjadi salah satu alasan untuk terus berkarya. ***

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *