Home / Entertainment / Denada Sebut Brazilian Butt Lift sebagai Operasi Plastik yang Paling Berat

Denada Sebut Brazilian Butt Lift sebagai Operasi Plastik yang Paling Berat

MYLIFESTYLE – Denada Tambunan mengungkapkan pengalaman menjalani operasi plastik Brazilian Butt Lift (BBL) di Turki. Meski mengaku puas dengan hasilnya, penyanyi rap tersebut menyebut prosedur pembentukan bokong dan pinggul itu sebagai operasi plastik paling berat dan paling tidak nyaman yang pernah dijalaninya.

Denada mengatakan, proses pemulihan setelah operasi tersebut membutuhkan waktu cukup panjang. Ia bahkan harus menjalani sejumlah pantangan, termasuk tidak boleh tidur telentang maupun duduk selama dua bulan.

“Jujur ini adalah prosedur operasi plastik yang terberat, tersakit,” kata Denada kepafa awak media di Studio Pagi-pagi Ambyar, Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat 6 November 2026.

Menurut Denada, tingkat ketidaknyamanan setelah menjalani BBL berbeda dibandingkan sejumlah prosedur kecantikan yang pernah dilakukannya, seperti operasi hidung, pembesaran payudara (breast augmentation), hingga facelift.

“Ini adalah yang paling tidak nyaman. Bukan sakit, tapi paling tidak nyaman,” tuturnya.

Selama masa pemulihan, Denada harus menggunakan korset dan membatasi posisi tubuhnya. Ia mengaku tidak diperbolehkan tidur telentang ataupun duduk selama dua bulan.

“Sampai sekarang selama dua bulan aku nggak boleh tidur telentang, nggak boleh duduk selama dua bulan, aku harus pakai korset terus,” ungkapnya.

Selain pembatasan posisi tubuh, Denada juga harus mematuhi berbagai pantangan lain. Kondisi tersebut membuat masa pemulihan BBL terasa lebih berat dibandingkan operasi plastik yang pernah dijalaninya sebelumnya.

“Terus aku benar-benar mesti banyak banget pantangannya, dan rasanya juga tidak senyaman oplas-oplas aku yang pernah aku lakukan sebelumnya,” bebernya.

Meski harus melewati proses pemulihan yang tidak mudah, Denada menegaskan tidak menyesali keputusannya menjalani operasi tersebut. Ia justru mengaku bahagia dengan hasil yang diperoleh.

“Tapi kalau dibilang nyesel, gak. Karena aku happy dengan hasilnya. Cuma memang dibandingin dengan prosedur yang lain, ini yang menurut aku lebih banyak pantangannya,” pungkas Denada. ***

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *