Home / Entertainment / Mantap Berhijab Meski Pernah Manggung Terancam Batal

Mantap Berhijab Meski Pernah Manggung Terancam Batal

MYLIFESTYLE – Keputusan penyanyi senior Imaniar untuk mengenakan hijab pada 2012 ternyata tidak berjalan mulus. Di balik keputusannya berhijrah, pelantun lagu-lagu funky tersebut pernah menghadapi penolakan, bahkan terancam batal tampil karena bersikeras mempertahankan hijabnya di atas panggung.

Imaniar mengungkapkan, keinginan mengenakan hijab sebenarnya sudah muncul sejak dirinya masih kecil. Namun, keinginan itu belum mendapat izin dari sang ayah. Saat itu, Imaniar masih aktif tampil bersama grup musik The Big Kids dan berduet dengan Lydia. Sang ayah menilai penampilannya perlu disesuaikan dengan rekan duetnya.

“Dari kecil saya udah kepengin pakai jilbab. Sudah dari kecil, tapi Abah memang bilang nggak bisa. ‘Kalau kamu show sama The Big Kids, masa Lydia (rekan) nggak pakai jilbab, jadi aneh gitu’,” kata Imaniar kepada awak media di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Keinginan tersebut kembali tertunda setelah Imaniar menikah. Kala itu, sang suami juga memintanya mempertahankan penampilan khas dengan rambut keriting yang selama ini menjadi ciri dirinya.

Barulah pada 2012, Imaniar memantapkan hati untuk berhijrah dan mulai mengenakan hijab. Namun, keputusan tersebut ternyata sempat berbenturan dengan tuntutan pekerjaan.

Salah satu pengalaman yang paling diingatnya terjadi ketika mendapat tawaran tampil dalam sebuah acara perusahaan yang dihadiri tamu dari Jepang, Korea, dan China.

Imaniar bercerita, saat pertama kali bertemu dengan panitia, dirinya masih tampil tanpa hijab. Akan tetapi, ketika hari pertunjukan tiba, ia datang dengan penampilan berbeda, mengenakan jilbab dan gamis.

Perubahan tersebut membuat panitia terkejut. Mereka bahkan meminta Imaniar melepas hijab jika ingin tetap tampil dalam acara tersebut.

“Mereka bilang, ‘Imaniar, nanti buka jilbab?’ Saya jawab, ‘Gak, saya lagi gini. Sekarang saya memutuskan.’ Dia bilang kalau begitu batal,” kenangnya.

Imaniar mengaku tidak bersedia mengubah keputusannya meski harus menghadapi ancaman pembatalan. Ia bahkan sempat diminta mengembalikan uang muka atau down payment (DP) yang telah diterima.

Namun, persoalannya tidak sesederhana membatalkan penampilan. Ada grup band yang juga sudah terlibat dan dipersiapkan untuk mengiringinya dalam acara tersebut.

Pada akhirnya, Imaniar tetap tampil di atas panggung dengan mengenakan hijab. Menariknya, penampilannya justru mendapat sambutan positif dari penonton. Ia tetap membawakan musik dengan energi yang sama, mulai dari funky, rap, hingga dance.

Pengalaman itu semakin menguatkan keyakinannya bahwa hijab bukan penghalang bagi perempuan untuk terus berkarya. Menurut Imaniar, perubahan penampilan karena keputusan berhijrah tidak berarti seseorang harus meninggalkan kreativitas maupun identitas musikal yang selama ini dibangun.

“Jadi ternyata jilbab tidak mengubah apa pun dalam seseorang. Dia hanya mengubah dirinya sendiri untuk berhijrah. Di atas panggung mau berkarya, mau bagus, nggak harus menunjukkan aurat secara fisik,” tuturnya.

Lebih jauh, Imaniar menegaskan bahwa dirinya ingin dinilai berdasarkan kemampuan dan kualitas karya, bukan semata-mata penampilan fisik. Baginya, kecerdasan dan kreativitas dalam berkarya seharusnya menjadi hal utama yang dilihat orang lain.

“Saya nggak mau orang melihat saya karena fisik, karena badan. Pertamanya adalah kecerdasan dalam berkarya,” tegasnya. ***

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *